Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2016

Menggunakan TinyMCE di PHP

Menggunakan TinyMCE di PHP - KodePHP.id | TinyMCE adalah editor text pada web dengan sistem WYSIWYG(What You See Is What You Get) atau dalam bahasa indonesianya apa yang anda lihatlah yang anda dapatkan. Maksudnya disini anda dapat menciptakan teks dengan format html tanpa perlu lagi mengetikkan skrip manual. WYSIWYG sangat sering digunakan pada website portal ataupun blog sebagai media untuk mengetik artikel ataupun berita. Sebagai contoh, tempat mengetik artikel pada blogger juga merupakan jenis WYSIWYG begitupun wordpress, joomla dan lain sebagainya.

TinyMCE

TinyMCE WYSIWYG merupakan software text editor web yang gratis dan dapat digunakan secara bebas. TinyMCE dibuat menggunakan javascript. Jadi anda bisa saja menambahkan TinyMCE pada halaman website anda agar proses pengetikan artikel, berita atau lainnya dapat berlangsung cepat. TinyMCE dapat digunakan pada halaman php maupun html. Cara penggunaan TinyMCE pada halaman html ataupun php sama saja.

Langkah-langkah penggunaan TinyMCE di PHP atau HTML adalah sebagai berikut ini :
  1. Download TinyMCE dari website resminya disini.
  2. Buat sebuah folder dengan nama tinymce, copy file yang tadi anda download kedalam folder tinymce yang baru saja anda buat kemudian extract dengan cara klik kanan extract here.
  3. Buat sebuah file dengan nama index.html kemudian copy kode berikut kedalamnya.

     <!DOCTYPE html>  
     <html>  
     <head>  
     <script src="./tinymce/js/tinymce/tinymce.min.js"></script>  
     <script type="text/javascript">  
     tinymce.init({  
       selector: "textarea",  
       plugins: [  
         "advlist autolink lists link image charmap print preview anchor",  
         "searchreplace visualblocks code fullscreen",  
         "insertdatetime media table contextmenu paste"  
       ],  
       toolbar: "insertfile undo redo | styleselect | bold italic | alignleft aligncenter alignright alignjustify | bullist numlist outdent indent | link image"  
     });  
     </script>  
     </head>  
     <body>  
         <textarea>Cara Menggunakan TinyMCE pada web by Programindo</textarea>  
     </body>  
     </html>  

  4. Simpan file tadi, pastikan struktur file dalam folder tinymce anda adalah seperti gambar dibawah ini.
Struktur File TinyMCE

Coba buka file index.html dengan menggunakan browser anda (chrome atau firefox).

Demikianlah cara menggunakan Tiny MCE di PHP. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan berguna bagi anda. Jika anda punya pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan anda dikolom komentar.
Baca Selengkapnya

Variabel Dalam Pemrograman PHP

Variabel Dalam Pemrograman PHP - KodePHP.id | Variabel atau dalam bahasa inggris disebut "variable" adalah suatu wadah untuk menampung informasi ataupun data yang untuk berikutnya dapat digunakan.

Varibel Dalam PHP

Cara membuat atau mendeklarasikan variabel dalam PHP Pada pemrograman PHP, sebuah variabel dimulai dengan tanda dollar atau "$", kemudian diikuti dengan nama variabelnya. Contoh :

 <?php  
 $text ="Hai Sahabat ITSiantar";  
 $x=1;  
 $y=10.1;  
 ?>  

Jika anda mengeksekusi baris kode diatas pada web server anda, variabel $text akan menampung Hai Sahabat Programindo, variabel $x akan menampung 1 dan variabel $y akan menampung 10.1.

NB : 
  • Jika anda ingin memasukkan nilai text atau string pada sebuah variabel anda harus mengapit string anda dengan tanda kutip 1 atau kutip 2, Misalnya : "Sahabat Programindo" atau 'Sahabat Programindo'. 
  • Tidak seperti bahasa pemrograman lainnya, pemrograman php tidak perlu mendeklarasikan tipe data untuk sebuah variabel. PHP akan otomatis mengaturnya ketika anda memberikan nilai kedalam sebuah variabel tersebut. 

Variabel PHP 

Sebuah variabel dalam pemrograman PHP dapat dideklarasikan dengan nama yang pendek seperti x atau y.

Syarat Untuk Sebuah Variabel dalam PHP :

Nama variabel dimulai dengan tanda $, kemudian diikuti dengan nama variabelnya. 
Nama variabel harus dimulai dengan karakter huruf atau underscore. Artinya anda tidak boleh mendeklarasikan sebuah variabel dengan menambahkan karakter simbol setelah tanda $.
  1. Nama variabel tidak boleh dimulai dengan angka setelah tanda $. 
  2. Nama variabel hanya boleh mengandung alpha-numeric dan karakter underscore. 
  3. Nama variabel dalam php bersifat case sensitive. Mis $Programindo berbeda dengan $programindo.
Output Variabel 

Perintah echo pada php biasa digunakan untuk mencetak isi dari sebuah variabel ke halaman web php. Berikut ini adalah contoh kode untuk mencetak text dan variabel di halaman php.

 <?php  
 $txt="ITSiantar.net";  
 echo "Aku Cinta $txt";  
 ?>  

Berikut ini contoh kode php untuk memberikan hasil yang sama seperti diatas akan tetapi dengan cara yang sedikit berbeda.

 <?php  
 $txt="ITsiantar.net";  
 echo "Aku Cinta ".$txt;  
 ?>  

Berikut ini adalah contoh kode php untuk menghasilkan output yang merupakan penjumlahan dari dua variabel.PHP adalah Bahasa Pemrograman yang Gampang Digunakan 

 <?php  
 $x=5;  
 $y=4;  
 echo $x+$y;  
 ?>  

Pada contoh diatas dapat anda lihat bahwa, pada PHP seorang programmer tidak perlu menjelaskan tipe datanya. PHP akan otomatis menggunakan tipe data yang cocok dengan nilai yang diberikan pada variabel yang digunakan. Pada bahasa pemrograman lain seperti C, C++ dan Java, seorang programmer harus mendeklarasikan nama dan tipe data dari sebuah variabel sebelum dapat digunakan selanjutnya.

Ruang Lingkup Variabel pada PHP

Pada pemrograman PHP, variabel dapat dideklarasikan pada baris mana saja. Ruang lingkup dari sebuah variabel dalam php merupakan bagian dari sebuah skrip dimana variabel dapat digunakan. Variabel PHP memiliki 3 jenis ruang lingkup penggunaan: 
  • Local 
  • Global
  • Static 
Ruang Lingkup Global dan Local

Sebuah variabel yang dideklarasikan diluar dari fungsi atau function yang memiliki ruang lingkup Global hanya dapat diakses dari luar function tersebut. Contohnya seperti berikut ini.

 variabel x didalam function adalah : $x</div>  
 ";  
 }  
 test();  
 echo "<br />  
 variabel x diluar function adalah : $x<br />  
 ";  
 ?&gt;  

Sebuah variabel yang dideklarasikan dengan ruang lingkup Local hanya dapat digunakan didalam function saja. Contohnya adalah berikut ini :

 <?php  
 function test(){  
      $x=5; // variabel lokal  
      echo "<p>variabel x didalam function adalah : $x</p>";  
 }  
 test();  
 // menggunakan variabel x diluar function akan menghasilkan error  
 echo "<p>variabel x diluar function adalah : $x</p>";  
 ?>  

NB: anda dapat menggunakan nama variabel lokal yang sama dalam function yang berbeda.

Kata Kunci global dalam PHP 

Kata kunci global dapat anda gunakan untuk mengakses atau menggunakan variabel global dialam function. Untuk dapat menggunakan variabel global didalam sebuah function anda dapat menambahkan kata global sebelum nama variabel yang ingin digunakan didalam sebuah function. Contoh :

 <?php  
 $x=5;  
 $y=10;  
 function test(){  
      global $x,$y;  
      $y=$x+$y;  
 }  
 test();  
 echo $y; // hasilnya 15  
 ?>  

PHP juga dapat menyimpan semua variabel global dalam sebuah array yang disebut $GLOBALS[index]. Index adalah nama dari variabel. Array ini juga dapat diakses dari dalam sebuah function dan dapat digunakan untuk memperbaharui atau mengubah langsung nilai dari sebuah variabel global. Berikut ini adalah contohnya:

 <pre style="font-family:arial;font-size:12px;border:1px dashed #CCCCCC;width:99%;height:auto;overflow:auto;background:#f0f0f0;;background-image:URL(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEitlnwGhydIpdsul1TjTILgdhLMAJPVwVwrk6-lAHLku8gXajftDcOxaMvx5bS-YlNfOMlehh3AZkrBnkBLmcp1XBEhnYVWimknZWl99zZaM6GZ7WPUYDfB_ApN85SywcdPj0KsVxzMlGGx/s320/codebg.gif);padding:0px;color:#000000;text-align:left;line-height:20px;"><code style="color:#000000;word-wrap:normal;"> &lt;?php   
  $x=5;   
  $y=10;   
  function test(){   
    $GLOBALS['y']=$GLOBALS['x']+$GLOBALS['y'];   
  }   
  test();   
  echo $y; // hasilnya 15   
  ?&gt;   
 </code></pre>  

Kata Kunci static dalam PHP 

Disini cara kerjanya adalah ketika sebuah function selesai dieksekusi, variabel yang menggunakan kata kunci statis akan dihapus. Walaupun, terkadang kita ingin sebuah variabel tidak dihapus. Untuk menggunakan kata kunci statis dapat anda lihat contoh berikut ini:

 <?php  
 function test(){  
      static $x=0;  
      echo $x;  
      $x++;       
 }  
 test()  
 test()  
 test()  
 ?>  

Jadi, pada contoh kode diatas setiap kali function digunakan atau dipanggil, setiap variabel akan menggunakan nilai terakhir yang diberikan.

NB: variabel diatas merupakan variabel dengan ruang lingkup local.

Baca Juga : Sejarah Dan Sintaks Dasar PHP, Kelebihan PHP, dan Tipe Data PHP

Baca Selengkapnya

Rabu, 14 Desember 2016

Sejarah Dan Sintaks Dasar PHP, Kelebihan PHP, dan Tipe Data PHP

Sejarah Dan Sintaks Dasar PHP, Kelebihan PHP, dan Tipe Data PHP - kodephp.id | PHP : Hypertext Preprocessor adalah bahasa pemrograman yang berupa skrip yang dapat disipkan atau ditanamkan ke dalam kode HTML. PHP banyak dipakai untuk membuat program pada sebuah situs web dinamis. PHP juga dapat dipakai untuk membangun sebuah CMS.


Sejarah PHP
Pada awalnya PHP merupakan singkatan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat pada tahun 1995 oleh Rasmus Lerdorf. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), dimana wujudnya masih berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.

Kemudian Rasmus merilis kode sumber PHP tersebut untuk umum, lalu menamakannya dengan sebutan PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, dan akhirnya banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.

Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada hari ini interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam perilisan ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.

Selanjutnya di tahun yang sama sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih cepat dan tentunya menjadi lebih baik. Lalu pada Juni 1998, Zend merilis interpreter baru untuk PHP dan memberikan nama menjadi PHP 3.0 dan akhirnya singkatan PHP pun diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.

Kemudian pada pertengahan tahun 1999, Zend kembali merilis interpreter PHP baru yang dikenal dengan sebutan PHP 4.0. PHP 4.0 dan merupakan versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini kemudian dipakai oleh kebanyakan orang, dikarenakan kemampuannya untuk membangun sebuah aplikasi web kompleks, namun tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.

Hingga pada Juni 2004, Zend kembali merilis PHP 5.0. Dimana versi ini mengalami perubahan besar pada inti dari interpreter PHP. Versi ini telah memasukkan sebuah model pemrograman yang berorientasi objek ke dalam bahasa pemrograman PHP yang bertujuan menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Dan versi terbaru dari bahasa pemograman PHP adalah versi 5.6.4 yang resmi dirilis pada tanggal 18 Desember 2014.

Sintaksis Dasar

Pembatas
PHP hanya mengeksekusi kode yang ditulis dalam pembatas yang mana telah ditentukan oleh dasar sintaks PHP. Dan jika berada di luar pembatas, maka tidak akan diproses oleh PHP (meskipun teks PHP ini masih mengendalikan struktur yang dijelaskan dalam kode PHP. Pembatas yang paling umum adalah "<?php" untuk membuka dan "?>" Untuk menutup kode PHP. Tujuan dari pembatas-pembatas tersebut adalah sebagai pemisah kode PHP dari kode di luar PHP, seperti HTML dan Javascript.

Variabel
Variabel diawali dengan simbol dolar $. Pada versi PHP 5 diperkenalkan sebuah jenis isyarat baru yang dapat memungkinkan fungsi untuk memaksa menjadi parameter objek dari class tertentu, array, atau fungsi. Akan tetapi, jenis petunjuk ini tidak dapat digunakan dengan jenis skalar seperti angka atau string. Contoh variabel dapat ditulis sebagai $nama_varabel.

Penulisan fungsi atau penamaan kelas, dan nama variabel adalah sensitif terhadap huruf besar (Kapital) dan juga huruf kecil . Tanda kutip ganda ("") yang terdapat pada string berfungsi untuk memberikan kemampuan yang berguna untuk menerapkan interpolasi nilai variabel ke dalam string PHP. Dimana PHP dapat menerjemahkan baris menjadi spasi, serta pernyataan harus diakhiri dengan titik koma (;).

Komentar
PHP memiliki 3 jenis sintaks sebagai komentar pada kode yaitu tanda blok / * * / , komentar 2 baris // Serta tanda pagar # yang digunakan untuk membuat komentar satu baris dan juga untuk membuat sebuah catatan pada kode PHP yang nantinya tidak akan diterjemahkan ke program.

Fungsi
Beratus-beratus fungsi yang telah disediakan oleh PHP dan juga ribuan lainnya yang tersedia melalui bermacam ekstensi tambahan. Fungsi-fungsi ini kemudian didokumentasikan dalam dokumentasi PHP. Dan telah mengalami pengembangan dalam berbagai tingkat, saat ini sudah memiliki berbagai konvensi penamaan. Seperti Sintaks fungsi di bawah ini:

 function tampilkan($data="") // Mendefenisikan fungsi, "tampilkan" berarti nama sebuah fungsi  
 { //Diapit oleh tanda kurung kurawal  
   if($data) return $data; else return 'Tidak ada data'; // Melakukan proses pengolahan data, contohnya melalui kondisi  
 }  
 echo tampilkan("isi halaman") // Menjalankan fungsi  


Contoh program

Membuat Sebuah Halaman Web PHP

Sebuah Halaman web yang ditulis menggunakan Bahasa Pemograman PHP adalah sebagai berikut:

 <?php  
   echo "Halo Kode PHP";  
 ?>  


Program bilangan Fibonacci

Dan berikut ini merupakan contoh program yang relatif lebih kompleks yang ditulis dengan menggunakan kode PHP. Contoh kode dibawah ini adalah kode program yang biasanya digunakan untuk menampilkan dua puluh (20)  bilangan pertama dari deret bilangan Fibonacci yang mana telah memiliki beberapa sintax atau variable seperti function dan itu merupakan bagian dari javascript.

 <?php  
 function fibonacci_seq( $panjang ) {  
   for( $l = array(0,1), $i = 2, $x = 0; $i < $panjang; $i++ )  
     $l[] = $l[$x++] + $l[$x];  
   return $l;  
 }  
 fibonacci_seq(20);  
 // Angka "20" dapat diganti sesuai keinginan  
 ?>  

Kelebihan PHP Dari Bahasa Pemrograman Lain

Ada beberapa kelebihan PHP dari bahasa pemrograman web, antara lain:
  1. Bahasa pemrograman PHP merupakan sebuah bahasa skrip yang tidak melakukan sebuah kompilasi pada proses penggunaannya.
  2. Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan di mana saja dari mulai apache, Lighttpd, IIS hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
  3. Dalam sisi pengembangan juga lebih mudah, karena banyaknya milis-milis dan juga developer yang siap membantu dalam pengembangannya.
  4. Dari sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
  5. PHP juga merupakan bahasa pemrograman open source yang dapat dipakai di berbagai mesin seperti (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat pula dijalankan secara runtime melalui console serta mampu menjalankan perintah-perintah system.
Tipe data

PHP memiliki 8 tipe data, yaitu:
  1. Boolean
  2. Integer
  3. Float/ Double
  4. String
  5. Array
  6. Object
  7. Resource
  8. NULL
Demikianlah artikel saya kali ini yang membahas tentang sejarah dan sintaks dasar PHP, serta Kelebihan PHP, dan Tipe Data PHP. Semoga artikel ini dapat membantu teman-teman untuk lebih dalam mengenal kode-kode yang terdapat pada bahasa pemrograman PHP.

Baca Juga : Download Program PHP Sistem Informasi Pendaftaran Online Sekolah Dasar (SD) - PSB Online
Baca Selengkapnya

Rabu, 08 Juni 2016

Download Program PHP Sistem Informasi Pendaftaran Online Sekolah Dasar (SD) - PSB Online

Download Program Php Sistem informasi Pendaftaran Online Sekolah dasar (SD) – kodephp.id | Halo sobat semua pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai sebuah aplikasi pendaftaran siswa baru pada sd mengunakan Php dan juga bootsrap.

Apa saja fitur dari aplikasi pendaftaran online sekolah dasar ini
1. Siswa dapat mendaftarkan dirinya sendiri dengan bantuan orang tua
2. Admin dapat menyeleksi siswa mana yang akan di terima dan menolak siswa
3. Admin dapat mengahapus siswa
4. Admin dapat menambah data agama, data kecamatan, data kelurahan, dan melihat laporan data pendaftar berupa cetakan formulir pendaftaran siswa yang sudah di terima.

Terdapat keungulan lain dari program ini yaitu sistem informasi pendaftaran online ini sudah mengunakan HTML 5 dan jquery ajax sehigga dapat dengan mudah digunakan ditambah dengan pengunaan modal yang memudahkan dalam proses insert, update dan delete data. Berikut screenshot dari program ini.


1. Halaman Depan
Halaman Depan terdiri dari Home, Pengumuman dan Pendaftaran di mana halaman ini digunakan oleh calon siswa untuk mendaftarkan dirinya dan melihat penguman apakah sudah diterima atau di tolak.

Download Program Php Sistem informasi Pendaftaran Online Sekolah dasar (SD) - psb online
halaman Utama

2. Halaman Login
Halaman login di gunakan oleh admin untuk login kedalam sistem berikut gambaf form login admin.

Download Program Php Sistem informasi Pendaftaran Online Sekolah dasar (SD) - psb online
Form Login Admin

3. Halaman Admin

Halaman Admin digunakan untuk meyeleksi dan menambah juga mengupdate hingga mendelete data dalam sistem, admin juga dapat mencetak laporan berupa cetakan formulir dari siswa yang sudah diterima.

Download Program Php Sistem informasi Pendaftaran Online Sekolah dasar (SD) - psb online
Halaman Admin

Untuk melihat aplikasi lebih rinci anda dapat melihat video di bawah agar lebih jelas dalam menggunakan sistem informasi pendaftaran sekolah dasar (sd) berikut videonya.

Baca Juga : Kode Transfer Antar Bank Indonesia Terlengkap Dan Terupdate

Bagi sobat yang ingin mendapatkan program ini cukup mudah yaitu dengan Mengklik tombol DOwnload Di bawah :D

Baca Selengkapnya

Sabtu, 04 Juni 2016

Membuat Tanda Tangan Dengan PHP Dan HTML

Membuat Tanda Tangan Dengan Php Dan html – Membuat tanda tangan denga php dan html sebenarnya sangatlah mudah sebab sudah banyak source kode untuk membuat tanda tangan dengan php dan html di internet hanya saja tidak semua orang yang dapat menggunakannya dan mengimplementasikannya kedalam sebuah program.

Pada kesempatan kali ini Kodephp.id akan membagikan sebuah ilmu yaitu cara membuat tanda tangan dengan php dan html
File-file yang dibutuhkan untuk membuat tanda tangan dengan php dan html adalah

- jquery-2.1.3.min.js

- signature_pad.js

- app.js

Setelah kita memilki file file yang dibutuhkan di atas saatnya kita membuat kode untuk membuat tanda tangan nya, anda cukup mengcopykan kode di bawah ini agar lebih mudah nya, setelah anda copy simpan dengan nama index.php di folder xampp sobat.
Setelah anda mengcopy kode di atas dan dijalankan maka akan tampil seperti gambar di bawah ini.
Membuat Tanda Tangan Dengan Php Dan html
Sebagai contoh saya ingin membuat tanda tangan yang mencirikan kodephp.id maka saya cukup membuat tanda tangan yang saya inginkan dengan menggunakan kursor mouse

Membuat Tanda Tangan Dengan Php Dan html
sorry tanda tangan admin jelek :D

Setelah tanda tangan jadi klik simpan maka secara otomatis tanda tangan akan berubah menjadi gambar yang dapat anda save, sebenarnya sistem kerja dari tanda tangan ini adalah merubahnya menjadi  image base64.

Membuat Tanda Tangan Dengan Php Dan html
Hasil Tanda Tangan setelah di simpan

Nah itulah cara membuat tanda tangan mengunakan php dan html untuk lebih mudahnnya cukup mendowload source kode artikel cara membuat tanda tangan dengan php dan html pada Tombol Download di Bawah, salam Kode PHP.
Baca Selengkapnya

Jumat, 03 Juni 2016

Cara Membuat Form Validasi Required Dengan PHP dan HTML

Cara membuat form validasi required dengan php dan html – Dalam membuat sebuah form dalam php atau html pastinya kita sering mengalami kendala di mana form yang seharusnya di isi dapat dikosongkan pada saat menginsert data kedalam sebuah form padahal data tersebut memang benar-benar harus di isi, maka dari itu untuk memecahkan masalah ini sebenarnya cukup mudah dan dapat digunakan oleh pemula sekalipun dimana kita akan menggunakan fungsi required pada form yang bertujuan user tidak akan bisa mensubmit data sebelum form yang di tuju di isi artinya tidak dapat dikosongkan

Contoh penggunaanya adalah sebagai berikut

Jika anda menggunakan Input pada form maka kode yang dapat anda buat adalah sebagai berikut

 <!DOCTYPE html>  
 <html>  
 <head>  
 <title>Kode untuk Validasi yang harus di isi KODEPHP.ID</title>  
 </head>  
 <body>  
 <h1>Kode untuk Validasi yang harus di isi KODEPHP.ID</h1>  
 <form>  
 <input type='text' name='contoh' required><button type='submit'>KIRIM</button>  
 </form>  
 </body>  
 </html>  

Maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini


Jika kita menggunakan select maka kode yang dapat anda gunakan seperti berikut

 <!DOCTYPE html>  
 <html>  
 <head>  
 <title>Kode untuk Validasi yang harus di isi KODEPHP.ID</title>  
 </head>  
 <body>  
 <h1>Kode untuk Validasi yang harus di isi KODEPHP.ID</h1>  
 <form>  
 <select name='contoh' required>  
 <option></option>  
 <option>Kode</option>  
 <option>Php</option>  
 <option>Html</option>  
 <option>Javascript</option>  
 </select>  
 <button type='submit'>KIRIM</button>  
 </form>  
 </body>  
 </html>  

Maka hasil yang akan tampil sebagai berikut

Nah itulah dia cara menggunakan fungsi required pada html form yang dapat mempermudahkan pekerjaan dalam membuat suatu form yang memang harus di isi oleh user.

Baca Juga : 2 CSS Framework Yang Harus Anda Coba
Baca Selengkapnya

Rabu, 20 April 2016

Cara Membuat Kode PHP Login dan Logout Dengan Mudah

Cara membuat kode php login dan logout - kodephp.id | Halo sobat Kodephp.id pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara membuat kode php login dan logout, perlu anda ketahui pada saat kita membuat sebuat aplikasi kita harus membuat keamanan berupa login agar tidak sembarang user dapat masuk kedalam program kita hal ini juga pentinng untuk keamanan sebuat website dan logout di gunakan utuk mengakhiri session user untuk berganti dengan user yang lain dan keluar dari sistem

Pada totorial kali ini kita akan membuat sebuah form login sederhana namun catik dengan bantuan bootstrap dan juga jquery agar form login terlihat lebih elegant dan cantik berikut tampilan login yang akan kita buat nantinya.


Untuk memulai membuat form login terlebih dahulu kita membuat databsenya terlebih dahulu, pada kesempatan kali ini saya membuat nama database dengan nama db_belajar pada phpmyadmin kemudian buat sebuat tabel dengan nama login atau agar lebih mudah anda dapat mengcopy kode di bawah ini.

 -- phpMyAdmin SQL Dump  
 -- version 4.4.12  
 -- http://www.phpmyadmin.net  
 --  
 -- Host: 127.0.0.1  
 -- Generation Time: Apr 20, 2016 at 03:47 PM  
 -- Server version: 5.6.25  
 -- PHP Version: 5.6.11  
 SET SQL_MODE = "NO_AUTO_VALUE_ON_ZERO";  
 SET time_zone = "+00:00";  
 /*!40101 SET @OLD_CHARACTER_SET_CLIENT=@@CHARACTER_SET_CLIENT */;  
 /*!40101 SET @OLD_CHARACTER_SET_RESULTS=@@CHARACTER_SET_RESULTS */;  
 /*!40101 SET @OLD_COLLATION_CONNECTION=@@COLLATION_CONNECTION */;  
 /*!40101 SET NAMES utf8mb4 */;  
 --  
 -- Database: `db_belajar`  
 --  
 -- --------------------------------------------------------  
 --  
 -- Table structure for table `login`  
 --  
 CREATE TABLE IF NOT EXISTS `login` (  
  `username` varchar(100) NOT NULL,  
  `password` varchar(100) NOT NULL  
 ) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;  
 --  
 -- Dumping data for table `login`  
 --  
 INSERT INTO `login` (`username`, `password`) VALUES  
 ('kode', 'php');  
 --  
 -- Indexes for dumped tables  
 --  
 --  
 -- Indexes for table `login`  
 --  
 ALTER TABLE `login`  
  ADD PRIMARY KEY (`username`);  
 /*!40101 SET CHARACTER_SET_CLIENT=@OLD_CHARACTER_SET_CLIENT */;  
 /*!40101 SET CHARACTER_SET_RESULTS=@OLD_CHARACTER_SET_RESULTS */;  
 /*!40101 SET COLLATION_CONNECTION=@OLD_COLLATION_CONNECTION */;  

Setalah itu anda buat sebuat file dengan nama index.php di folder htdocs anda kemudian copykan kode berikut ini.

 <!DOCTYPE html>  
 <?php  
 mysql_connect('localhost','root','');  
  mysql_select_db('db_belajar');  
  if(!isset($_SESSION))  
  session_start();  
  if(isset($_POST['username']) && isset($_POST['password']))  
  {  
    if(trim($_POST['username']==""))  
    $errorusername="Isikan username";  
    if(trim($_POST['password']=="" ))  
    $errorpassword="Isikan password";  
    if(trim($_POST['username']!="") && trim($_POST['password']!="" ))  
    {  
     $userpost=addslashes($_POST['username']);  
     $passpost=addslashes($_POST['password']);  
     $exec=mysql_query("select * from login where username='$userpost'");  
     $r=mysql_fetch_array($exec);  
     $userfield=$r[0];  
     $passfield=$r[1];  
     if(mysql_num_rows($exec)<>0)  
     {  
      if($passfield==($passpost))  
      {  
       $_SESSION['username']=$userpost;  
       $_SESSION['nama']=$r['nama'];  
       $_SESSION['udahlogin']="Y";  
       header("location:berhasil.php");  
      }  
      else  
      {  
       $errorall="Login gagal!";  
      }  
     }  
     else  
      $errorall="Login gagal!";  
    }  
  }  
 ?>  
 <!DOCTYPE html>  
 <html lang="en">  
   <head>  
     <meta charset="utf-8" />  
     <title>KODE PHP LOGIN</title>  
     <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">  
     <meta content="width=device-width, initial-scale=1" name="viewport" />  
     <meta content="" name="description" />  
     <meta content="" name="author" />  
   <link href="bootstrap.css" rel="stylesheet" />  
    <link href="lock.min.css" rel="stylesheet" type="text/css" />  
   <link href="style.css" rel="stylesheet" />  
   <body class="">  
     <div class="page-lock">  
       <div class="page-logo">  
       </div>  
       <div class="page-body">  
         <div class="lock-head"> Login Untuk Masuk Ke sistem </div>  
         <div class="lock-body">  
           <div class="pull-left lock-avatar-block">  
             <img src="1.png" class="lock-avatar"> </div>  
           <form class="lock-form pull-left" action="" method="post">  
               <div class="form-group">  
               <span class="error" style="color:red"><?php if(isset($_GET['code'])) echo "Anda berhasil logout!" ?><?php if(isset($errorall)) echo $errorall ?><?php if(isset($errorusername)) echo "* ".$errorusername ?></span>  
               <input class="form-control placeholder-no-fix" type="text" autocomplete="off" placeholder="username" name="username" value="<?php if(isset($_POST['username'])) echo $_POST['username'] ?>" /> </div>  
             <div class="form-group">  
             <span class="error" style="color:red"><?php if(isset($errorpassword)) echo "* ".$errorpassword ?></span>  
               <input class="form-control placeholder-no-fix" type="password" autocomplete="off" placeholder="Password" name="password" value="<?php if(isset($_POST['password'])) echo $_POST['password'] ?>"/> </div>  
             <div class="form-actions">  
               <button type="submit" class="btn red uppercase">Login</button>  
             </div>  
           </form>  
         </div>  
         <div class="lock-bottom">  
           <a href="#">Kembali Ke Home</a>  
         </div>  
       </div>  
       <div class="page-footer-custom"> 2016 &copy; <a href="http://kodephp.id">KODEPHP.id</a>. </div>  
     </div>  
    <script src="bootstrap.js"></script>  
   <script src="custom.js"></script>  
   </body>  
 </html>  

Setelah kode login di atas benar anda copy maka tahap selanjutnya anda tinggal mendownload javascrip yang dibutuhkan agar tampilan form login anda seperti gambar di atas anda dapat mendownloadnya DISINI

Kemudian extract mengguakan winrar dan letakkan file-file tersebut dalam 1 folder seperti gambar di bawah ini.
Setalah file-file yang di butuhkan sudah dalam satu folder maka anda akan mendapatkan tampilan seperti berikut pada form login anda.
GAMBAR : FORM LOGIN
Selanjutnya mari kita membuat halaman setelah kita berhasil login, kita cukup membuat file baru dengan nama berhasil.php dan copykan kode berikut ini.

 ANDA BERHASIL LOGIN <?php  
 if(!isset($_SESSION))  
  session_start();  
 if(!isset($_SESSION['udahlogin']))  
  header("location:index.php");  
 ?>  
 <a href="logout.php">KELUAR</a>  

Setelah anda selesai membuat coa anda login melalui form login dengan Username : kode dan Password : php jika username dan password benar maka anda akan di alihkan ke halaman berhasil.php seperti gambar di bawah ini.
Jika tampilan sudah seperti di atas artinya anda sudah berhasil membuat form login dan juga halaman berhasil login kemudian kita akan membuat file logut.php yang berfungsi untuk menghapus session yang kita buat dengan form login dan juga untuk keluar dari halaman berhasil login.

Untuk membuat logout kita terlebih dahulu membuat file logut.php kemudian kita copykan kode di bawah ini.

 <?php  
 if(!isset($_SESSION))  
  session_start();  
  unset($_SESSION['username']);  
  unset($_SESSION['udahlogin']);  
  header("location:index.php?code=3");  
 ?>  

maka anda sudah dapat logout atau keluar dari halaman berhasil login, jika tidak berhail pastikan file-file yang di butuhkan seperti gambar di bawah ini agar dapat berjalan dengan baik.


Nah jika itulah cara membuat kode php login dan logout bagi sobat yang tidak ingin capek dan ingin mendapatkan source kodenya silahkan mendownloadnya melalui link di bawah, Salam KODEPHP.ID


Jika masih bingung jangan sungkan untuk bertanya melalui form komentar kami siap membantu anda :D

Baca Selengkapnya

Jumat, 18 Maret 2016

Membuat Kode PHP Untuk Menampilkan Data

Membuat Kode PHP Untuk Menampilkan Data-kodephp.id | Halo sobat koding pada kesempatan kali ini kita akan belajar cara menampilkan data dari databse mysql dengan php, pertama-tama kita harus mambuat database terlebih dahulu di phpmyadmin , pada tutorial kali ini saya memberi nama database dengan nama db_belajar dengan nama tabel siswa, seperti gambar di bawah ini.

Membuat kode php untuk menampilkan data



Kemudian insertlah query pada tabel tersebut terserah anda seperti pada gambar di bawah ini.

Membuat kode php untuk menampilkan data


Setelah itu buatlah  folder baru di htdocs xampp anda beri nama folder dengan nama belajar atau terserah anda, buatlah file baru dengan nama index.php pada folder tersebut kemudian masukkan kode di bawah ini.

 <center><h1>MENAMPILKAN DATA DARI DATABASE DENGAN PHP</h1></center>  
 <center><h3>Tabel Siswa</h3></center>  
 <table border="1"n align="center" >  
      <tr>  
           <th width="5%">  
                No.  
           </th>  
           <th width="20%">  
                Nis  
           </th>  
           <th>  
                Nama  
           </th>  
           <th>  
                Jenkel  
           </th>  
           <th>  
                Alamat  
           </th>  
      </tr>  
      <?php  
      mysql_connect('localhost','root','');  
      mysql_select_db('db_belajar');  
                $exec=mysql_query("select * from siswa ");  
           $no=0;  
           while($r=mysql_fetch_array($exec))  
           {  
                $no++;  
      ?>  
      <tr>  
           <td width="5%">  
                <?php echo $no; ?>  
           </td>  
           <td width="20%">  
           <?php echo $r[0]; ?>  
           </td>  
           <td>  
      <?php echo $r[1]; ?>  
           </td>  
      <td>  
      <?php echo $r[2]; ?>  
           </td>  
           <td>  
      <?php echo $r[3]; ?>  
           </td>  
      </tr>  
      <?php  
           }  
      ?>  
 </table>  
 <center><h1><a href="http://kodephp.id">KODEPHP.ID</a></h1></center>  


Penjelasan Kode :

1. mysql_connect('localhost','root',''); dan mysql_select_db('db_belajar'); digunakan untuk koneksi ke database dengan nama database db_belajar.
2. $no merupakan variabel yang kita gunakan untuk menampilkan angka dengan bantuan perulangan while.

Itulah kode php untuk menampilkan data, semoga tutorial kali ini bermanfaat bagi sobat koding sekalian salam kode php.

Anda Juga dapat mendownload tutorial kali ini dengan mengklik tombol download di bawah.


Baca Selengkapnya

Selasa, 15 Maret 2016

Membuat Warna Background Acak/Berubah Menggunakan PHP dan HTML

Membuat Warna Background Acak/Berubah Menggunakan PHP dan HTML - kodephp.id | Halo sobat koding pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tutorial cara membuat backrgound acak mengunkan php dan html.
Membuat warna Backgroud acak/ berubah menggunakan PHP dan HTML

Kode ini berfungsi untuk merubah warna background pada saat di refresh artinya ketika  di refresh maka background akan otomatis berubah, ketika di refresh kembali akan berubah demikian selanjutnya.

Baca Juga : 4 Editor Terbaik Untuk Pemrograman PHP

Kode ini mengunakan php dan html dimana mengunakan array dan juga array_rand untuk mengacak warna atau bgcolor pada html sehingga warna pada html akan berubah-ubah sesuai dengan warna yang telah kita isi, berikut kode untuk membuat warna backroud acak/berubah-ubah menggunakan PHP dan HTML.

1:  <?php  
2:  $bg[0] = "amber";  
3:  $bg[1] = "lime";  
4:  $bg[2] = "pink";  
5:  $bg[3] = "cyan";  
6:  $bg[4] = "gray";  
7:  $bg[5] = "red";  
8:  $w=array_rand($bg,2);  
9:  ?>  
10:  <!DOCTYPE html>  
11:  <html>  
12:  <head>  
13:       <title>Backgroud acak </title>  
14:  </head>  
15:  <body bgcolor="<?php echo $bg[$w[0]];?>"><center>  
16:  <h2>membuat Backgroud acak dengan PHP</h2><br>  
17:  <h1>KODEPHP.ID</h1></center>  
18:  </body>  
19:  </html>  

Kode di atas juga dapat anda ubah sesuai dengan keinginan sobat seperti contohnya anda ingin merubah backround menggunakan gambar dan gambar akan merubah ketika di refresh anda cukup merubah isi dari variabel $bg sesuai dengan lokasi gambar tersimpan.
untuk demonya silahkan lihat video di bawah ini.



Demikianlah membuat warna background acak/berubah menggunakan PHP dan HTML. Semoga bermanfaat dan salam kode php.
Baca Selengkapnya

Minggu, 13 Maret 2016

4 Editor Terbaik Untuk Pemrograman PHP

4 Editor Terbaik Untuk Pemrograman PHP – kodephp.id | Editor merupakan sebuah aplikasi yang digunakan sebagai meja kerja seorang programer untuk mengetikan kode di dalamnya, banyak editor yang dapat di unduh secara gratis di internet mulai dari yang gratis hingga yang berbayar.
Namun di balik itu semua terdapat  4 editor yang wajib anda coba berikut  4 editor terbaik untuk pemrograman PHP.

1. SUBLIME  Text
sublime text


Sublime merupakan editor yang sangat mirip dengan notepad hanya saja sublime memiliki keungulan di mana lebih ringan dan mudah digunakan oleh siapa saja dipadu dengan warna warni membuat kita dapat membedakan kode yang satu dengan kode yang lainnya, untuk versi sublime text pada saat artikel ini dibuat masih dalam Versi 3 dan berkembang hingga kedepannya. Anda dapat mencoba menggunakan sublime text dengan mendownloadnya di situs resminya.

Baca Juga : Membuat Koneksi Database Sederhana Dengan PHP

2. NOTEPAD++
NOTEPAD++

Tidak berbeda jauh dengan sublime txt notepad++ juga hampir mirip dengan sublime hanya saja notepad++  memiliki tampilan yang kurang menarik namun memiliki fitur yang handal juga memiliki kelebihan tersendiri dari sublime text.

3. Netbeans
Netbeans

Netbeans juga merupakan editor yang patut anda coba di mana dengan mengunakan netbeas anda akan dengan mudah mencari error pada sebuah kode.

Hanya saja dalam mengunakan netbeans komputer akan terasa berat jika komputer anda tidak memiliki spesifikasi yang di haruskan untuk mengunakan aplikasi ini.

4. Macromedia Dreamweaver
Macromedia Dreamweaver

Macromedia Dreamweaver merupakan editor yang sangat populer di karenakan selain editor ini ringan juga dapat membuat program tanpa harus belajar kode PHP yaitu dengan mengunakan manage sites namun editor ini tidak gratis.

Itulah editor yang patut anda coba untuk mengetikan kode program terutama PHP dan HTML, untuk penulis sendiri menggunakan SUBLIME sebab lebih ringan dan juga mudah digunakan, Salam kode php.
Baca Selengkapnya